Tepat di hari terakhir bursa transfer musim panas 2014 MU melakukan beberapa transaksi besar sekaligus. Selain melepas Javier Hernandez ke Real Madrid, dua aktivitas terbesar 'Setan Merah' adalah melego Welbeck ke Arsenal dengan nilai 16 juta poundsterling dan tercapainya kesepakatan dengan AS Monaco untuk meminjam Radamel Falcao.

"Itu bukan hal yang saya harapkan akan dilakukan MU dalam bisnis mereka, saya pikir mereka akan lebih terkontrol. Saya tidak memahaminya, saya tahu saya bekerja dengan Welbeck pekan lalu (di timnas Inggris), rasanya ada yang janggal. Harus saya akui kalau penjualan Welbeck adalah hal yang aneh, tapi itu menurut saya," sahut Neville.
"Dari semua harga yang dibayar di musim panas ini, ada banyak bek kanan dan bek kiri yang dibeli dengan 14 juta, 15 juta, 16 juta poundsterling. Bagaimana bisa Arsenal mendapatkannya (Welbeck) hanya dengan 16 juta? Saya tidak memahami hal itu. Penjualan itu membantu tim kompetitor karena Arsenal adalah tim yang berjuang untuk posisi keempat," lanjut mantan kapten The Red Devils itu di Guardian.
Terkait banyaknya pembelian besar yang dilakukan MU, Neville tak menyangkal kalau itu akan dapat sambutan sangat positif dari fans. Namun di sisi lain kedatangan Angel Di Maria, Marcos Rojo, Radamel Falcao dan Ander Herrera membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi.
"Saya kesulitan memasukan hal ini dalam logika, saya tidak bisa memahaminya. Itu terlihat janggal dalam dua atau tiga aspek. (Kedatangan) Falcao tidak bisa diterima – itu kejutan besar dan membuat semua orang tercengang. Bagaimana Van Gaal memasukan mereka ke dalam tim saya tidak tahu. Bagaimana mereka memasukkan Rooney, Di Maria RVP, Falcao, Herrera, Januzaj dan Mata dalam tim saya tidak tahu."

No comments:
Post a Comment